Dalam hidup ada fase dimana kita bertemu dengan orang yang tidak baik sebelum bertemu dengan orang yang betul-betul terbaik untuk kita. Kehadiran mereka memang tak perlu disesali lagi adanya, karena yang telah terjadi memang yang terbaik apa adanya, tinggal bagaimana kita yang meyikapinya. Pernah sampai di suatu titik ingin rasanya menghapus orang-orang yang tidak saya inginkan dalam hidup saya, yang "menganggu" pikiran dan hari-hari saya dan yang menyusahkan saya hampir tiap saat kehadirannya. Tapi kemudian saya berpikir bahwa, bukan kuasa saya untuk bertindak seperti itu, saya hanya mahluk, hanya hamba, dan yang punya kuasa atas segala takdir tentu saja Allah. Pikiran-pikiran itulah yang membuat saya kembali melihat "apa yang ada pada diri saya", jangan-jangan memang bukan mereka yang harus saya bersihkan, tapi apa yang ada dalam diri saya yang perlu saya bereskan. Selama hidup kita tentu akan bersinggungan dengan orang lain yang tidak pernah kita tau mereka seperti apa. Yang harus saya lakukan adalah mengembalikan semua pada Allah dan diri saya sendiri, berbuat sebaik mungkin yang saya bisa bagaimanapun keadaannya dan bagaimanapun orang lain akan membicarakannya. Toh rasa kecewa, sakit, sedih, marah atau rasa bahagia, suka, cita semua ada masanya, semua ada batas waktunya, mereka semua akan bergulir bergantian. Yang sekarang saya lakukan adalah bersyukur sebanyak-banyaknya, karena Allah tempatkan saya pada posisi ini, insyaa Allah semua tidak pernah salah tempat, insyaa Allah semua sudah benar apa adanya.
Selama kita hidup sering kali kita ketemu dengan orang atau malah jadi orang yang kerjaannya komentarin hidup orang lain. Segala yang orang lain lakukan salah aja di mata kita. Jadi teringat sama ceramahnya Ustadz Subhan Bawazir (lupa judulnya apa) tentang kisah seorang bapak sama anaknya yang mau jual keledai (atau kuda ya ?) ke pasar, kisah ini udah familiar sih. Jadi pada awalnya mereka memutuskan untuk membawa keledai tersebut dengan berjalan kaki, ketika di perjalanan mereka bertemu dengan seseorang yang bertertanya kenapa keledainya ga dinaikin aja padahal pasar masih jauh. Kemudian si anak naik keledai tersebut dan bapaknya berjalan di sebelahnya, ketika bertemu orang lagi, orang tersebut berkomentar "anak durhaka, badan masih muda dan segar malah naik keledai, bapak yang udah tua malah jalan kaki". Kemudian si bapak gantian naik keledai dan anaknya berjalan di sebelahnya, lalu orang berkomentar lagi "bapaknya tega yaa, tua-tua ga kasian sama anak masih kecil di...
Borgata Hotel Casino & Spa - JetBlue Vacation Rentals
BalasHapusBorgata Hotel 부천 출장안마 Casino & Spa offers its guests the ultimate in 논산 출장마사지 luxury 경상남도 출장안마 with a full-service spa, 13 restaurants, 안양 출장안마 and a casino. 속초 출장샵 Borgata Hotel Casino & Spa